Minggu, 28 Desember 2014

Pelatih

Whatsapp Yemayo-AEC: 0812-8985-9968

Pelatih Yemayo Advance Education Center adalah juga Pelatih JuniorY Pre-School.

PELATIH-PELATIH kami-lah KUNCI keberhasilan besar anak-anak didik kami.

Jam kerja

    Pelatih kami bekerja dari pukul 08.00 sampai selesai kelas (seringnya pukul 20.00). Sehabis melatih, pelatih tidak bisa langsung kembali ke rumah; banyak berkas anak yang perlu dianalisa dan benahi untuk sinkronisasi perkembangan anak latih. Selain berkas, pelatih pun sering harus menghadiri meeting pembahasan tak jarang sampai pukul 02.00 pagi.
    Bagi mereka yang tidak mengerti proses ini, akan menganggap bahwa hal ini tidak mungkin. Namun bagi mereka yang selalu ingin maju dan belajar, akhirnya mereka mengerti bahwa mengajar, menganalisa anak, dan menghadiri meeting-meeting yang wajib adalah suatu proses yang semakin hari semakin menajamkan kemampuan menangani perihal-perihal anak.
     Para staff yang sudah bergabung lebih dari satu tahun dengan Yemayo-AEC akhirnya mampu melihat seluruh kegiatan Yemayo-AEC bukan sebagai tempat bekerja namun sebagai rumah kedua mereka. Mengapa demikian? Kepuasan melihat anak tumbuh berkembang menjadi pribadi-pribadi yang kuat sungguh tak membuat kami merasa bekerja melainkan merupakan suatu misi kehidupan kami yang menggembirakan hati karena bolehlah kiranya kami memberi manfaat bagi kehidupan orang lain selama hidup kami.

Prinsip melatih

   Pelatih tahu benar bahwa dirinya mempunyai PERAN BESAR terhadap perilaku dan pola pikir anak. Melangkah ke dalam kelas dengan emosi yang salah akan memberikan pengaruh buruk bagi kelas. Untuk itulah, apapun permasalahan hidup yang sedang dihadapi, saat di dalam kelas harus ditinggalkan dan benar-benar berkonsentrasi untuk memberikan emosi positif bagi kelas. Hal ini sangat tidak mudah terutama bagi mereka yang labil emosinya. Lebih dari 15 pelatih telah berhenti atau diberhentikan karena tidak bisa mengatasi perihal ini. Ini bukan suatu catatan yang menggembirakan namun hal ini menunjukkan betapa pentingnya "mampu mengontrol diri" pada setiap saat melatih agar mampu memberikan hasil yang baik bagi anak murid.

Saat di kelas

   Saat di kelas, pelatih kami jarang sekali terlihat diam kecuali jika materi tertulis. Saat materi tertulis pun pelatih masih perlu mondar-mandir memantau murid melakukan tugasnya. Setiap waktu mengajar; pelatih benar-benar harus mampu melihat anak satu per satu. Beraktivitas melompat atau bermain bersama anak dengan tidak sungkan-sungkan. Sering di antara jedah selesai satu kelas dan akan dimulai kelas yang lain, bukannya duduk beristirahat, pelatih harus segera mandi karena badannya berkeringat.

Teguran


 Pelatih & staff Yemayo-AEC harus belajar berbesar hati. Kebanyakan saat bergabung 3 bulan pertama, para pelatih mempunyai prinsip mengajar yang berbeda dengan standard yang diberlakukan Yemayo-AEC sehingga tak jarang, dalam kurun waktu 3 bulan, pelatih & staff sering harus menerima teguran-teguran. Cukup banyak orang yang menerima teguran sebagai celaan atau hinaan untuk dirinya sendiri; merekalah yang tidak berpikiran luas dan sering mengundurkan diri sebelum usai masa percobaan. Namun ajaibnya, bagi mereka yang melewati masa 3 bulan itu dengan menerima sebegitu banyak teguran; akhirnya berubah bagai kepompong menjadi kupu-kupu yang cantik; dari pelatih yang hanya bermodalkan pendidikan akademis menjadi pelatih yang benar-benar bisa membuat kagum banyak orang terutama orangtua murid karena hasil anak didik mereka berubah dan menguat secara positif.

Bagi kebanyakan pelatih & staff Yemayo-AEC, keberatan terbesar saat awal bergabung adalah menyingkirkan ego & harga diri yang terlalu tinggi. Bukan hanya standard pelatihan Yemayo-AEC saja yang akan mengusik ego mereka namun jawaban-jawaban anak-anak didik yang sering memang ditujukan untuk meruntuhkan semangat pelatih juga harus belajar ditangani dengan baik. Mampukah melihat teguran sebagai suatu sarana perbaikan? Mampukah melihat suatu kata-kata kasar murid sebagai sesuatu lemparan sakit hati anak yang bukan disebabkan oleh pelatih itu sendiri namun seringnya karena pola pikir anak yang masih harus dibenahi?

Namun bergabung dengan Yemayo-AEC ternyata tidak semata-mata merubah kebiasaan, perilaku & pola pikir anak didik, tapi pertama-tama adalah merubah kebiasaan, perilaku & pola pikir diri sendiri dengan tidak main-main. Hidup para pelatih & staff Yemayo-AEC pun sangat banyak berubah; tidak hanya mereka semakin baik menangani anak murid & orangtua murid; tetapi mereka sendiri sering mendapat pujian dan decak kagum dari anggota keluarga mereka sendiri dimana mereka lebih terlihat sebagai pribadi yang bersinar yang lebih mudah dipahami.

Kunjungi:
Tentang Yemayo-AEC 
Tentang JuniorY Pre-School

Staff dan Komentar mereka

Whatsapp Yemayo-AEC: 0812-8985-9968

www.yacintasenduk.blogspot.com
     Kemampuan untuk melatih Kecerdasan Pribadi pada anak latih terutama harus dimulai dengan kemampuan untuk melatih diri sendiri. Setiap pelatih yang bergabung di Yemayo-AEC, awalnya sering menganggap bahwa hal melatih anak-anak ini adalah mudah, layaknya lulusan Sekolah Menengah atau tingkat lebih tinggi yang bisa mengajari pelajaran SD-SMP-SMU. Kebanyakan pengajar dan staff yang bergabung di Yemayo awalnya merasa bingung dan kaget tentang pelatihan Kecerdasan Pribadi ini karena cara bersikap yang salah akan dengan mudah ditiru oleh anak latih. Sebagai contoh sederhana, ada aturan bagi para pelatih untuk masuk kelas dengan 'gembira', karena suasana hati pelatih berpengaruh besar dengan kelas. Aturan ini sering dianggap remeh tetapi kemudian akan membuka mata si pelatih bahwa jika melatih dengan keadaan hati yang labil maka kelas jadi sulit terkendali. Itulah mengapa menjadi hal yang wajib bagi pelatih untuk membenahi hatinya dengan baik sebelum masuk kelas. Dan masih begitu banyak yang sungguh harus diatur dan didisiplinkan agar pelatihan berjalan dengan maksimal. Pada akhirnya, ketangguhan, kedisiplinan, antusiasme, semangat belajar dan ketulusan hatilah yang menjadi motor-motor penggerak team Yemayo-AEC sehingga berhasil memberikan begitu banyak perubahan positif bagi banyak anak latih sampai pada hari ini. (Yacinta Senduk SE, SH, MBA, LLM, Principal of Yemayo Advance Education Center)




Yemayo is my second home. Banyak hal positif yang saya pelajari untuk membentuk saya menjadi pribadi yang cerdas, kuat dan positif. Dalam keseharian saya melatih anak-anak membuat saya lebih belajar untuk memiliki ketulusan hati dan kerendahan hati untuk mengenal mereka sebagai pribadi yang utuh. Dalam lingkungan kerja, saya selalu mendapat kebersamaan yang unik, menangis, tertawa, bercanda, bahagia. Bahkan di hari libur pun saya suka ditelpon oleh anak murid yang berkata, 'coach, saya kangen mau ke Yemayo'. Saya sungguh merasa KEHADIRAN SAYA SANGAT BERARTI di Yemayo..:) Thank You God for giving me Beautiful Yemayo in my life..Always Keep on Smiling..

Heppy Kadang AMd, Coach
Saya senang bertemu dengan anak-anak murid yang sangat menyenangkan selain itu saya juga senang sekali dengan lingkungan kerja saya yang kekeluargaan dan senantiasa memberikan saya pengalaman hidup yang berwarna sehingga saya dapat menjadi seorang individu yang bahagia dan penuh semangat, terimakasih Yemayo. (Heppy Kadang AMd, Coach)

Tommy AMd, Branch Manager, cabang Kelapa Gading
Yemayo buat hidup lebih hidup. Kerja yang sesungguhnya, mengajar dari hati, belajar saling mengerti, saling peduli, wah disini saya bisa menangis dan tertawa.. Hidup jadi penuh warna, pokoknya sebuah paket yang mantap!

Aprilia Ebtiani AMd, Coach
Saat awal di Yemayo, saya bingung, gelisah, menangis namun akhirnya saya senang dengan diri saya sendiri, saya mengalami perubahan yang positif, menjadi lebih sabar, dewasa, mandiri. Terima kasih Yemayo, saya akan selalu ingat Yemayo dan membesarkan nama Yemayo sampai dunia tahu bahwa Yemayo top banget!
Pitriyana Minda OmpuSunggu SP, Coach
Begitu banyak pembelajaran hidup positif yang saya dapat di Yemayo, dari interaksi dengan teman kerja maupun dari anak-anak yang saya latih. Gugup, kurang percaya diri, merasa canggung berhadapan dengan anak-anak, ditambah dengan belum ada pengalaman dalam mengajar membuat saya kurang berani dan kurang percaya akan kemampuan saya pada awalnya, namun pada akhirnya dengan tekad, semangat dan doa saya bisa melatih. Menurut saya Yemayo bukan hanya melatih anak-anak agar mempunyai pola pikir positif saja tetapi juga melatih pelatih untuk lebih lagi berpikiran positif dalam menghadapi hidup ini. Saya percaya dengan berpikiran positif dalam hidupnya seseorang akan tampil sebagai pemenang dalam setiap langkah hidupnya. Thank you YEMAYO, you taught me how to think big and positively.



Jadwal Kursus dan Kontak

Whatsapp Yemayo-AEC: 0812-8985-9968

Yemayo Advance Education Center
Kursus Pengasahan Kecerdasan Pribadi
Menerima murid dari usia: 2 tahun s.d 19 tahun

Jadwal Kursus:

2x pertemuan @100 menit
- Senin & Kamis
- Selasa & Jumat

1x pertemuan @200 menit
Untuk detil jam dan kelas, harap hubungi kami.

Cabang Pluit
Jln. Pluit Selatan II no.3, Jkt Utr
Phone: 6603390 / 021.70650001

Cabang Kelapa Gading
Jln. Inkaso Blok G no.18, Jkt Utr
Phone: 45841508

Cabang Meruya
Taman Meruya Ilir H1 no.9
Phone: 5851338

(Rabu & Minggu tutup)

e-mail: info@yemayo.com
add BB Pin Yemayo AEC: 2736346A

Kunjungi link kami yang lainnya:

Kisah-kisah keluarga yang inspiratif: Yacinta Senduk
    Banyak anak dirusak oleh pola asuh orangtua yang tidak kompak
    Budaya serba cepat menumpulkan kemampuan anak
    Hindari bahaya lagu negatif
    Kembali kepada Ayah anak-anakku
    dan masih begitu banyak kisah-kisah inspiratif menarik...

Bergabunglah di fanpage: Yacinta Senduk
Bergabunglah di fanpage: Yemayo Advance Education Center
Bergabunglah di fanpage: JuniorY Pre-School

Komentar

  • "Ada kemajuan terhadapnya, sekarang ia lebih mudah kalo disuruh tulis PR dibanding dulu. Cuma masih agak cengeng."
  • "Cukup terkejut! Kesan pertama atas prestasinya karena biasanya cukup sulit memberikan pengertian padanya untuk belajar dan kami sering tidak berani memaksakan."
  • "Mereka berdua senang mengikuti Yemayo. Kata-kata positif selalu diingatnya. Terimakasih."
  • "Yemayo dapat meraba sifat & character anak saya secara keseluruhan, walaupun hanya dalam waktu pertemuan yang cukup singkat."
  • "Saya sebagai orangtua merasakan ada peningkatan, dulu untuk mencapai angka 8 sulit sekali tetapi sekarang banyak angka 8 yang dihasilkannya."
  • "Mereka paling senang kalau mau ke Yemayo."
  • "Sudah ada kemauan belajar"
  • "Kami sebagai orang tua mengucapkan terimakasih atas usaha dan dedikasi para pengajar Yemayo-AEC, sudah banyak perubahan yang positif dan menguat dari anak kami."
  • "Dulunya di sekolah sering jadi bahan ejekan, tapi belakangan ini rasa PDnya mulai muncul, mulai mengungkapkan perasaan secara spontan."
  • "Terimakasih kami ucapkan kepada semua coach Yemayo, atas adanya perkembangan yang baik..."
  • "Yemayo memang sangat membantu kepribadian anak saya, terima kasih coach!"
  • "Kemajuannya sangat terlihat di rumah. Kami senang dengan sikapnya yang mulai positif di rumah."

Selamat Datang

Sejak berdirinya Yemayo-AEC pada tanggal 15 Desember 2005 kami tak henti-hentinya menyosialisasikan pentingnya pengasahan Kecerdasan Pribadi, yaitu suatu Kecerdasan menyeluruh seorang individu tanpa dipilah-pilah. Ada begitu banyak tulisan mengenai Kecerdasan Pribadi dari segment balita sampai professional, tapi kami bangga bahwa Yemayo-AEC adalah satu-satunya lembaga yang menjadi pioneer mengawali aplikasi pelatihan Kecerdasan Pribadi. Rasa bangga itu tidak berhenti sampai di situ saja, melihat begitu banyak murid-murid hasil pelatihan kami yang berubah secara positif dan lebih bahagia menjalankan hidupnya, lengkaplah kebahagiaan kami.

Testimony (27 Desember 2014)



#testimony #yemayoaec - Dulu Albert mau belajar jika ada ulangan itupun selalu harus disuruh. Tidak ada inisiatif untuk belajar. Sekarang Albert belajar tanpa disuruh lagi. Dan ia mengetahui kelemahannya di pelajaran IPS, jadi seminggu sebelum ujian IPS, ia akan mencicil belajarnya.
Dan yang menggembirakan saya mendapatkan lebih dari yang saya harapkan. Nilai raport semester II mengalami kemajuan signifikan. Sebagai orang tua kami memberikan pujian atas keberhasilannya. Tapi jawaban Albert sungguh membuat kami bangga, ia berkata nilai-nilai itu belum yang terbaik yang dapat ia berikan. Duh dewasa sekali pemikirannya. Dan Albert pun masuk ke dalam kelas unggulan, good job Albert.
Beberapa waktu lalu, Albert selalu bertanya tentang profesi berikut gajinya. Seya selalu menekankan Albert bahwa profesi apapun itu adalah baik, jangan diukur dari besarnya gaji yang didapat. Yang terpenting kita harus menyukai profesi dan pekerjaannya, maka kita dapat melakukan pekerjaan itu dengan baik dan gaji akan mengikuti hasil yang kita berikan. ternyata Albert ingin mendapatkan uang yang banyak untuk membawa saya dan papinya ke Vatikan, itu memang impian saya. Jadi Albert berusaha untuk mewujudkan impian saya. Betapa terharunya saya.
Terima kasih Yemayo.

TESTIMONY
Sejak kursus di Yemayo, Joshua lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam membagi waktu untuk belajar dan bermain, sehingga nilai di sekolah mengalami peningkatan. Secara emosi juga lebih baik. Terimakasih kepada coach yang mengajar dan sudah membantu Joshua. (Joshua’s mom) – 22/3/2012, coach Heppy


Perubahan Darien ada pada perilaku dan hasil ulangan. Ada cara bicara yang masih perlu diarahkan. Saya senang hasil ulangannya ada peningkatan di bandingkan 3 bulan yang lalu. Guru sekolahnya berkata perilakunya pun ada perubahan. Ia suka bermain namun juga bertanggung jawab dengan pelajaran-pelajarannya apalagi pelajaran matematika. Darien lebih mau mendengarkan. (Papi Darien) – 22/3/2012, coach Singgih


Sekarang Aditya sudah agak fokus dibandingkan dahulu. Kosa katanya sudah banyak meski lafalisasinya masih kurang. Sudah dapat diajak berkomunikasi 2 arah dan kontak mata pada saat berkomunikasi sudah banyak kemajuan. Sudah dapat berhitung dan di rumah sudah mulai senang menyanyi lagu anak-anak. (Mama Aditya) – 23/3/2012, coach Minda


Rexwald sekarang much better. Diajak ngobrol juga sudah mau melihat. Mulai keluar suara sejak ikut Yemayo. Nyanyi paling suka. Untuk selanjutnya saya ingin Rexwald lebih sering diajak berkomunikasi. Biar ada atau bisa berkomunikasi dua arah. Thank you, coach. Sangat bagus sekali! (Mama Rexwald. Rexwald berusia 3 tahun) - 19/3/2012, coach Angel

Mama Keisha berkata bahwa ada perubahan positif dari putrinya selama kursus di Yemayo sejak Januari 2012, yaitu: sudah mulai mau berbicara, mengikuti kata-kata, sudah mulai berceloteh, bisa bernyanyi beberapa lagu. Secara lafalisasi memang masih belum begitu jelas, tapi papa-mama Keisha percaya Keisha akan semakin banyak kemajuan. (Pembicaraan dengan mama Keisha. Keisha berusia 2 tahun) – 17/3/2012, coach April

Saat baru masuk Yemayo, Shane anak saya masih suka menangis karena takut berpisah dengan mamanya. Setelah 1 bulan bergabung, dia mulai tidak menangis. Bahkan sekarang cukup diantar sampai pintu masuk. Dia mulai suka ke Yemayo. Ada inisiatif, “mau ke sekolah dulu” katanya. Terimakasih Yemayo.  (Mama Shane. Shane berusia 2 tahun) – 16/3/2012, coach Minda



“Saya dulu sebelum masuk Yemayo orangnya sangatlah pemalu, saya dulu susah berteman dengan siapa saja. Saya juga dapat nilai raport yang tidak memuaskan. Sejak les Yemayo tahun 2006 saya jadi lebih percaya diri, kemauan menang saya juga meningkat. Sekarang saya bisa mendapat ranking 1 berturut-turut, padahal dulu saya mendapat ranking 6, 7 dan 8.” (Kimberly Garcia, Taipei School)


Dulu, pikiran saya lebih negative, sekarang sudah lebih positive; sekarang juga sudah lebih percaya diri and I can see more better prospective of live. Suara saya juga lebih keras… (Felicia T, Gandhi Memorial International)

Semenjak saya les di Yemayo, saya lebih sabar, lebih fokus, lebih teliti, lebih serius dan lebih ceria.(Edwin Surya, Singapore International School)

I’m very happy.. Coachnya humoris serius dan tegas. (Jose Ario Banowo, St. Vincentius)

“Di Yemayo saya menjadi lebih Sportif”(Wiranata Buntaran, St. Peter)

 …dapat mengendalikan emosi, tidak suka berantam, senang karena banyak games dan dapat banyak teman.(Immanuel C, St. Paulus)

 Sejak di Yemayo saya jadi lebih SEMANGAT belajar. (Gerraldo Sasmita, Marie Joseph)



bisa kontrol emosi, bisa main sportif, bisa berbicara lebih detail, bisa berpikir lebih panjang, bersikap sabar, kaki bisa dibuat tenang. (Christianto, Kemurnian)

Perubahan positif saya setelah saya les di Yemayo adalah tidak melawan dan menulis semua pekerjaan sekolah. (Christian G, Permai)

Di Yemayo saya belajar sikap yang baik! (Obed Vernon Siregar, Tarakanita)

Setelah di Yemayo tidak lagi judes, jutek, egois. Melainkan menjadi memiliki sikap baik, kata-kata dan tingkah laku juga memiliki sopan santun.(Jessica Surya, BPK Penabur)

“Semenjak saya kecil saya masuk disini Tadinya saya cengeng. Saya bahagia karena saya bisa naik ke Kiddies.”(Bryan Juta, BPK Penabur)

Semenjak di Yemayo saya mengerjakan segala sesuatu dengan cepat, sebelumnya lambat. Saya mengerjakan PS saya; juaranya semakin meningkat semenjak saya les di Yemayo.(Valezcka, IPEKA Pluit)

Ketika saya masuk di Yemayo, saya kira tempat ini cuma main-main, tetapi saya salah. Saya bisa mengikuti kegiatan. Dan saya bisa berubah menahan emosi. Saya juga senang mengikuti kegiatan-kegiatan di Yemayo.Saya sekarang bisa bersabar tidak berbicara kasar pada orang lain. - William, 12 thn, Mahatma Gading

Waktu pertama kali masuk Yemayo, aku merasa terpaksa. Waktu sampai disini, gurunya friendly banget, terus banyak games yang seru. Sekarang aku senang ikut Yemayo. Dulu saya susah senyum, sekarang saya sudah lebih sering senyum. - Theodore, 13 thn, BPK Penabur

Perasaan saya waktu disuruh mengikuti kursus di Yemayo adalah saya tidak begitu senang karena menurut saya ini hanya buang waktu dan tidak penting. Tapi waktu permainan, saya mulai merasa senang. Semua permainannya menyenangkan dan ada hal baru yang saya pelajari setiap kali. Saya merasa ada perubahan pada diri saya, saya merasa lebih percaya diri dan lebih tidak malu-malu. - Nathanael, 14 thn, Mahatma Gandhi School

Pada saat mami saya bilang kepada saya bahwa saya harus mengikuti les Yemayo, dengan sangat TERPAKSA, saya mengikutinya. Waktu saya masuk ke dalam tempat Yemayo, saya merasa cukup gugup karena saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan disana. Pada waktu saya mengikuti berbagai hal di Yemayo,ternyata Yemayo menyenangkan dan coach-coachnya juga baik-baik. Sejak saat itu saya semakin percaya diri dan fokus pada pada berbagai hal dan saya semakin jarang marah-marah. - Melisa, 13 thn, Mahatma Gandhi School

Pertama kali saya masuk Yemayo, saya merasa malas, saya takut disuruh membuat banyak soal, karena saya malas mengerjakan soal.Tetapi setelah beberapa hari, saya mulai merasa semangat. Saya sangat senang bisa belajar disini. Tempatnya pun nyaman, disini saya dapat belajar dengan nyaman. - Nathanael, 14 thn, Takaranita IV

Abi belakangan ini banyak mengalami kemajuan, khususnya dalam perilaku. Tadinya Abi cepat emosi dan sulit diingatkan / diberitahu. Sekarang dia sangat kooperatif dan sabar juga sportif dlm bermain dgn adiknya. Abi juga banyak memberi contoh2 perilaku positif terhadap adiknya. Kemandiriannya juga semakin baik. Bravo, semangat, gembira dan mandiri bersama Yemayo



Pada awalnya saya sempat ragu untuk memasukan anak saya ke Yemayo. Apa bisa Yemayo merubah perilaku anak saya yang menangis bila ketemu orang baru, apapun keinginannya harus segera dipenuhi? Apalagi bagaimana bila nantinya Yemayo mendidik dengan cara paksaan, wah…anak saya bisa trauma. Ternyata baru 4 bulan saja Jason di Yemayo, sudah terlihat banyak perubahan. Jason anak saya sudah tidak menangis lagi bila ketemu orang baru, berkunjung ke rumah saudara / orang sudah tidak menangis lagi. Lebih berani. Lebih percaya diri. Lebih sabar dan bisa diberikan pengertian serta lebih ceria (jarang menangis). Di sekolah pun, Jason terlihat perubahan .Yemayo memang bisa merubah Jason anak saya, dan saya akan terus mengikutkan Jason di Yemayo. Terimakasih Yemayo.

“Bulan Oktober '09 saya dapat laporan dari guru-nya, katanya, waktu pelajaran seringkali ia nggak konsentrasi, malas bikin worksheet, selalu duduk dengan posisi "malas". Kalau ditegur semakin sengaja bahkan sampai beberapa kali dihukum 'berdiri‘. Tapi cara tersebut tidak ada efeknya, malah membuatnya makin 'benci' pada gurunya. Liburan Semester II, ia mulai join di Yemayo. Masuk bulan II semester II, saya dapat laporan positif dari guru-nya ; ada perubahan sikapnya yg cukup 'drastis.' Sekarang, waktu pelajaran, duduk dengan rapi, konsentrasi bagus, mulai aktif bertanya dan bikin worksheet tanpa tunggu perintah / teguran. Thx Yemayo.”


Yemayo membantu kami sebagai orangtua dalam mengembangkan karakter positif bagi anak didalam perkembangan usianya. Selain melalui permainan yang dapat dengan mudah dicerna oleh anak, dapat juga menanamkan nilai-nilai positif seperti perhatian terhadap sesama, lingkungan sosial, alam dan sekitarnya. Secara keseluruhan manfaat yang kami dapatkan selama ini adalah anak diajarkan untuk dapat fokus, menghargai sesama, waktu dan taat pada orangtua.
Kami sebagai orangtua merasa perlu lebih lagi dalam belajar membina anak kami dengan menjalankan pola asuh yang positif serta memberi waktu/perhatian yang cukup untuk dapat memantau perkembangan karakter anak kami hari demi hari sampai dia dapat mencapai kemandirian karakter yang baik. (From Danny Herawan, ST – Orangtua Ansell Benedict)

Sejak Vito ikut Yemayo, dia banyak mengalami kemajuan. Sekarang dia lebih spontan dalam menyapa orang yg lebih tua. Dalam akademiknya Vito juga mengalami kemajuan, semester I kemarin dia mendapat peringkat 3 di kelasnya. Sekarang dia dapat lebih fokus dan lebih cepat berhasil dalam melakukan sesuatu.

Setelah beberapa kali mengikuti kursus di Yemayo ini, saya melihat perubahan sedikit demi sedikit, dimulai dari segi menghargai waktu, mengatur atau memprioritaskan hal yang lebih penting terlebih dahulu untuk dikerjakan, berusaha untuk berkomunikasi dengan baik dengan orang lain dan belajar menghargai orang lain. (Setelah pembagian raport, nilai-nilai Jose pun meningkat)

“Terimakasih, saya sangat bangga dengan perubahannya yang sudah mau lebih banyak tersenyum dan mau menyapa. Sebelumnya, membuat saya khawatir akan sikapnya yang suka cemberut dan cuek kalau ketemu saudara2 atau teman2 saya. Sekarang ia lebih percaya diri dan mau belajar sendiri kalau menghadapi ujian sekolah yang sebelumnya harus dibantu kursus / les-les yang melelahkan. Terimakasih ya buat coach-nya.”

   Masih teringat pada tahun 2007 anak saya yang pertama, Bryan Juta Putra bergabung di Yemayo AEC. Pada saat itu umurnya baru 3,5 tahun. Tujuan saya bergabung di Yemayo AEC karena sifat Bryan yang cenderung marah-marah dan suka sekali menangis tanpa sebab. Sehingga pada suatu saat saya melihat iklan YEMAYO AEC di suatu iklan disalah satu majalah, saya pun berpikir mungkin ini adalah tempat yang cocok untuk Bryan bisa mengendalikan emosinya.
     Pada awal bergabung di Yemayo AEC Bryan tidak mau masuk ke kelas bahkan baru sampai di pagar depan saja sudah mulai menangis. Seiring dengan berjalannya waktu Bryan sudah memberikan kesan yang positif antara lain : sudah mulai bisa mengendalikan emosi, sudah jarang menangis tanpa sebab, mulai mau mengalah pada adiknya, mudah bersosialisasi dengan teman-temannya di sekolah.
     Tanpa terasa sekarang Bryan sudah berusia 6 tahun, cukup banyak hal-hal positif yang ditunjukkan oleh Bryan, antara lain : lebih berani, lebih konsentrasi dalam belajar, lebih gembira, lebih semangat, lebih disiplin dan yang pasti sekarang senang sekali kalau sudah hari Sabtu karena hari Sabtu adalah hari ke Yemayo AEC (Bryan sering bilang ke saya : Mami, Bryan senang kalau sudah hari Sabtu karena Bryan senang ke Yemayo AEC soalnya ada jadwal harian yang harus dikerjakan dan ada gamesnya). Oh ya, jadwal harian yang diberikan Yemayo AEC sangat terasa manfaatnya karena dari jadwal harian Bryan sudah bisa membagi antara waktu belajar dan waktu bermain.
- Sukses selalu buat YEMAYO AEC (Ibu Nelly)

Sejak Bianca mengikuti Yemayo, dia menjadi lebih berani mengutarakan apa yang dimaksud. Juga mengurangi amarahnya yang suka pukul-pukul, lebih mudah diberitahu dan lebih bisa fokus.
- Ibu Cynthia K. Santoso

Pada awalnya saya bergabung di Yemayo untuk kedua anak saya untuk mengisi waktu luang dengan hal-hal yang bermanfaat. Setelah bergabung saya melihat anak-anak sangat menikmati permainan dan pelajaran yang mereka dapatkan disana. Walaupun waktu les Yemayo cukup panjang, 200 menit, saya tidak pernah mendengar mereka mengeluh bosan ataupun malas pergi ke Yemayo. Setiap selesai les waktu dijemput mereka selalu terlihat gembira. Setelah bergabung kurang lebih dua tahun saya banyak melihat manfaat dan perubahan sikap positif pada anak-anak. Mereka sekarang lebih percaya diri, lebih bisa mengatur waktu, lebih bisa mengontrol emosi (tidak cepat marah), tidak cepat menyerah, lebih sabar mengerjakan hal-hal yang sulit dan mempunyai semangat juang tinggi. Terimakasih buat Yemayo terutama coachnya. Dari, mama Christianto dan Adeline [Ibu Herlina]

“Saya memilih Yemayo untuk membantu pembentukan watak dan sikap anak saya dari sedini mungkin. Awal mula anak saya mempunyai sikap yang sangat egois dan tidak mau memberikan perhatian kepada orang lain. Sikap ini sangat saya takuti kalau nanti sudah dewasa. Saya disarankan ke Yemayo untuk dibantu pembentukan sikap anak menjadi terarah. Setelah bergabung, ada banyak perubahan yang terjadi seperti bisa mengatur waktu belajar sehingga nilai mid semester genap ini nilai2nya meningkat disamping itu mulai bisa membantu saya dalam hal membersihkan rumah dan mengatur keperluan sendiri. Saya berharap setelah ini banyak lagi sikap2 positif lain yang terbentuk.”

Waktu belum masuk Yemayo sikapku ya… gak terlalu bagus, aku sering misalnya adikku mau main barbie lelet banget pakein baju untuk barbie aku tuh udah ngomel-ngomel. Juga kalo nungguin orang kalo kelamaan udah “Cepetan dong!!” Kalo aku disuruh sesuatu yang aku gak suka, udah marah-marah. Tapi papaku bilang “kamu akan les di Yemayo!”, aku bingung, “les apa itu?” aku tanya kepada papa, “les kepribadian”, papaku jawab. Aku masih belum mengerti. Tapi waktu mulai les eeh… menyenangkan sekali, padahal waktu itu aku gak mau les lho. Tambah lama lesnya, sikap negatifku berubah menjadi positif. Guru-gurunya baik-baik lho, padahal dulunya aku pikir galak. Aku menjadi ceria sesudah les Yemayo. Ah… aku suka Yemayo karena menyenangkan lho…!!! Atika Natalia Sasmita

 Dulu, pas aku belum les Yemayo aku sering marah dan kurang sabar juga, dikit-dikit sudah marah, kalau makan siang belum disiapin marah-marah terus. Aku juga kurang sabar, kalau misalnya aku harus menunggu orang dan orang itu terlalu lama aku sudah ga bisa sabar lagi. Rasanya kesal sekali!!! Tapi daddyku mendaftar aku untuk les Yemayo. Aku bertanya kepada daddyku “apaan Yemayo?” daddyku bilang “les konsentrasi.” “Hah konsentrasi?” Aku sangat bingung. Sudah hari Sabtu waktunya les Yemayo, takut nih.Tau-taunya gurunya sangat baik dan teman-temannya juga sangat friendly!!! Pas waktu berlalu semua orang bilang bahwa aku sudah menjadi sabar, dan tidak sering marah-marah. Dan aku menjadi lebih sportive, baik, dan gembira. Aku juga had fun di Yemayo!!!  Thank You Yemayo!!! Carissa Suhendra, Siswi North Jakarta International School (NJIS)

 Dulu, sebelum saya masuk Yemayo, saya suka marah-marah, pokoknya siapapun yang buat salah sama saya, saya selalu marah-marah sendiri. Akhirnya bokap-nyokap saya daftarin ke Yemayo, pertamanya saya malas-malasan ke Yemayo. Saya kira Yemayo itu tempat orang nakal, ya, kayak penjara gitu. Tapi lama kelamaan saya merasakan ada perubahan dalam karakter saya. Yemayo juga mengajarkan saya untuk berkonsentrasi, buktinya dulu saya “blank” dengan IPA. Tapi UAS saya bisa dapat 6,7. Thanks Yemayo –  Ivan Dominic, SMA Dian Kasih

Saya sebagai orangtua yang sangat mengasihi anak saya, sangat bangga atashasil yang dicapai Samy. Mungkin bagi orangtua lain ini hal yang biasa, tapi saya tahu Samy telah mencapai kemajuan yang sangat luar biasa. Dia menjadi seorang anak yang penuh semangat, sopan, sudah lebih sabar dan mulai mengerti arti kata “tunggu”.  Sekarang kalau marah tidak pernah banting badan ke belakang lagi. Satu hal yang pasti, Yemayo telah sangat membantu dalam pembentukan karakter dan pribadi Samy. Thanks a lot, Yemayo.Maju terus dalam membantu untuk mencerdaskan kepribadian setiap anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. GBU - Ibu Mesa Dianellakon

Kecerdasan Pribadi

Whatsapp Yemayo-AEC: 0812-8985-9968

Daniel Goleman, seorang pakar Kecerdasan Emosi, mengatakan bahwa Kecerdasan Emosi berpengaruh 80% terhadap kesuksesan hidup seseorang dibandingkan 20% pengaruh Kecerdasan Intelijensia murni.

Selama 12 tahun, dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas/Umum, kita tekun mengasah Kecerdasan Intelijensia murni baik seperti teori-teori sampai pengetahuan umum. 12 tahun kita memberi kesempatan untuk mempertajam Kecerdasan Intelijensia, sementara 80%, Kecerdasan Emosi sering harus dipelajari secara otodidak saja ketika seorang pribadi menghadapi masalah hidupnya. Tidak diasahnya Kecerdasan Emosi sering membuat para individu yang berkecerdasan intelijensia tinggi tidak maksimal menjalankan hidupnya.

Contoh-contoh tidak maksimalnya penerapan kepandaian secara utuh, atau yang kami sebut dengan Kecerdasan Pribadi (kecerdasan secara menyeluruh), seorang pandai yang menyandang juara, tapi takut berkomunikasi dengan orang-orang, kurang rendah hati sehingga sulit bergaul, terlalu kaku sehingga kurang dapat dimengerti; atau seorang pandai berkeahlian beberapa bahasa, tidak berani berbicara menerapkan keahlian bahasanya, merasa kikuk, tidak percaya diri, sehingga jika ia berbicara tampak tidak menarik.

Kita meluangkan 12 tahun untuk mempertajam 20% Kecerdasan Intelijensia, tapi Kecerdasan Emosi tidak benar-benar diperhatikan ataupun tidak diberikan pelatihan.

Yemayo-AEC, sebagai lembaga kursus Kecerdasan Pribadi, tidak memilah-milah kecerdasan intelijensi dan kecerdasan emosi tetapi justru melihat semua kecerdasan itu sebagai satu-kesatuan yang tidak boleh dipisah-pisahkan. Lebih jauh lagi, kecerdasan-kecerdasan itu tidak semata-mata dipertajam oleh kemampuan individu itu sendiri, namun lingkungan-lingkungan sekitar mereka pun berpengaruh sangat besar bagi maksimalnya pengasahan kecerdasan pribadi seorang individu.

Untuk itulah, program-program pelatihan kami pun harus dikombinasikan dengan pemberian tugas untuk berkomunikasi dengan orangtua dan lingkungan sekitar sang individu, juga orangtua akan selalu secara berkala diberikan update tentang progres yang terjadi pada sang individu (murid).

Konsistensi

Sejak berdirinya Yemayo-AEC pada Desember 2005, kami tetap menyosialisasikan betapa konsistensi pelatihan sangat diperlukan bagi seorang individu. Dalam kenyataannya, banyak pula yang beranggapan bahwa lembaga kursus ini hanya sebagai lembaga untuk memperbaiki kekurangan anak, sehingga jika kekurangan anak itu telah teratasi, maka pelatihan dirasakan cukup. Di kasus lain, ada pula orangtua yang setelah melihat perubahan positif dari putra-putri mereka, kemudian merasa kecewa ketika terjadi penurunan baik dalam hal perilaku ataupun nilai-nilai di sekolah.

Tidak pernah putus asa kami mengkomunikasikan bahwa kursus Kecerdasan Pribadi penting sekali untuk diberikan secara konsisten. 12 tahun sekolah memperkuat Kecerdasan Intelijensia (20%), tetapi Kecerdasan Pribadi (yang 80% adalah Kecerdasan Emosi termasuk di dalamnya) hanya diberikan waktu 3 bulan. Kalau pun 3 bulan tidak berhasil, maka baik individu (murid) ataupun kami (pelatih) dianggap gagal.

Hidup yang harus dihadapi individu (murid) itu sifatnya berbeda-beda, ada hari mudah, ada hari penuh tantangan. Semakin dewasa ia, semakin kompleks pula permasalahan yang harus dihadapinya. Lalu ada pula karakter-karakter diri yang harus dikikis, ditambah ataupun diperkuat; nasihat atau pengarahan, tidak selalu langsung dapat dicerna individu tersebut, terkadang memakan waktu, terkadang perlu menunggu sampai individu tersebut mendapatkan pengalaman dan pemahaman di dalam hidupnya.

Bagaimanapun, kami telah menerima banyak testimoni perubahan positif anak termasuk prestasi-prestasi di sekolah mereka; tetapi Kecerdasan Pribadi bukanlah sesuatu yang bisa diasah dalam waktu 3 bulan, 6 bulan, atau 1 sampai 2 tahun saja. Semakin murid bertambah usia dan mempunyai lingkungan di rumah dan di sekolahnya, Kecerdasan Pribadi pun mendapat tantangan atau ujian yang lebih rumit secara nyata. Hal ini sama seperti jika di sekolah kemampuan intelijensia murid harus diuji dengan ulangan-ulangan ataupun ujian-ujian. Ada kalanya murid mendapat nilai baik, ada kalanya mendapat nilai buruk; tapi beberapa kali mendapat nilai buruk bukan berarti ia tidak dapat naik kelas, jika ia berusaha lebih baik, maka ia mungkin bisa naik kelas. Demikian pula dengan Kecerdasan Pribadi, jika seorang individu melewati hari dengan persoalan-persoalan pelik ataupun harus mengatasi emosinya, baik emosi marah, sedih, takut, atau perasaan ragu; tidak selalu ia lulus mengambil keputusan yang baik. Namun keputusan-keputusan yang tidak baik yang diambilnya atau kegagalan-kegagalan yang dialaminya, belum tentu membuatnya menjadi pribadi yang buruk ataupun pribadi yang gagal. Mengasah Kecerdasan Pribadi secara konsisten memang tetap akan memberikan jatuh-bangun sang individu, namun dengan pelatihan yang terarah, pribadi itu akan menjadi lebih kuat dan terarah, dan secara keseluruhan ia mempunyai kualitas yang berbeda secara positif dibandingkan dengan pribadi-pribadi yang tidak mengikuti pelatihan Kecerdasan Pribadi.